1001 Hebatnya Takesumi Arang Bambu

Bau kulkasmu menguarkan bau tak sedap? Merasa ruangan di rumahmu begitu lembab? Air ledeng di rumah tidak terlalu bersih untuk dikonsumsi? Mau kulitmu mulus bersih alami? Nah, semua persoalan itu bisa diselesaikan dengan sesuatu yang tidak terpikirkan sebelumnya olemu, yaitu: Takesumi arang bambu. Masih bingung? Takesumi atau arang bambu mengandung arang aktif yang mempunyai kemampuan untuk menyingkirkan bau tak sedap di kulkas dan membuatnya berbau segar; menjaga kelembaban udara; memurnikan dan menjernihkan sekaligus meningkatkan kandungan mineral di dalam air; merawat kulitmu agar bersih dari segala kotoran; dan masih banyak lagi.



Takesumi arang bambu memang serba guna dan membuatnya menjadi salah satu bahan alami dengan 1001 manfaat. Bahkan dokter pun menyarankan untuk mengkonsumsi takesumi secara teratur sebagai proses detoksifikasi racun dan zat-zat berbahaya yang bersemayam di dalam tubuh. Kegunaan takesumi yang paling diketahui banyak orang adalah menawar racun serta diperuntukkan sebagai detoks. Zat aktif dari arang bambu dapat mengikat racun atau segala zat berbahaya misalnya perstisida dan merkuri di dalam tubuh. Kamu tidak perlu khawatir si takesumi akan tertinggal di dalam tubuh saat mengkonsumsinya, pasalnya arang tidak diserap oleh tubuh sehingga tidak akan meninggalkan residu. Begitu arang bambunya menyerap semua zat-zat yang tidak baik dari tubuh, semua kotoran itu akan ikut terbuang bersama keluarnya feses dan urine. Namun perlu diingat, sebagai penawar racun; segeralah konsumsi takesumi begitu kamu sadar racun memasuki tubuh, mengapa? Agar racun belum keburu melaju ke usus dan diserap tubuh. Catatan lainnya: tidak semua racun bisa diserap dan diikat oleh arang. Keracunan litium, sianida dan alkohol tidak bisa ditangani dengan hanya mengkonsumsi arang aktif. Segeralah menghubungi layanan darurat jika hal itu terjadi.

Adapula tambahan informasi yang makin membuktikan takesumi arang bambu begitu hebat. Takesumi bisa menyerap radiasi nuklir. Juga bisa membantumu yang bermasalah dengan sensitivitas makanan. Konsumsilah takesumi satu sendok teh ditiap harinya untuk mengendalikan Irritable Bowel Syndrome (IBS)—penyakit pencernaan yang secara general mengganggu cara kerja usus besar—yang bisa menyebabkan diare, jika kontraksi otot pada usus besar terlalu banyak; dan bisa membuat sembelit, jika kontraksi ototnya melambat atau sedikit.

Hal yang cukup disayangkan dari takesumi arang bambu adalah ketersediaannya yang tidak banyak toko menyediakannya. Namun kamu bisa mendapatannya melalui online shop terutama di Rakuten atau Amazon. Di katalog web-nya terpampang jenis-jenis takesumi untuk tujuan yang berbeda. Ada yang untuk penggunaan dalam atau dikonsumsi dan penggunaan luar untuk mandi, mengurangi bau badan, menyikat gigi dan keperluan lainnya, Produk-produk takesumi yang di jual di luar sana sendiri sudah lama dimanfaatkan untuk sarana detoks dan pembersih alami yang tidak mengandung tambahan bahan kimia apapun.


Dibalik hebatnya dari arang bambu, ada fakta menarik. Tahukah kamu, kalau ada produk rumah yang terbuat dari takesumi arang bambu misalnya handuk, tikar, tempat tidur dan lainnya. Dalam kehidupan sehari-hari, sifat pemurnian arang bambu bisa dimanfaatkan untuk menyeyakkan tidurmu. Contohnya, dengan tidur di atas tempat tidur berarang bambu, maka arang bambu akan menyerap dan memancarkan sinar infra merah jauhnya. Nah, radiasi infra merah jauhnya ini akan meningkatkan metabolisme serta sirkulasi darah. Dan, ketika kamu menempatkan arang bambu di dalam ruangan, takesumi akan membuat kelembaban di dalam ruangan terjaga, bersih, dan segar; terbebas dari bau dan parasit sehingga kualitas tidurmu terjaga. 

Arang Bambu Food Grade





Menilik sejarahnya, arang memang lebih dikenal sebagai bahan bakar ketimang sebagai bahan pangan. Dengan warnanya yang hitam dank has, arang menjadi bahan bakar yang banyak digunakan orang karena daya tahannya yang kuat terhadap api. Selain itu, arang juga dikenal mampu bertahan cukup lama untuk menyimpan panas ketika sudah menjadi bara. Arang biasanya terbuat dari bahan kayu, batok kelapa, dan bambu. Arang dari kayu terkenal lebih mudah di dapat karena memang tumbuhan kayu mudah kita jumpai di mana mana. Arang batok kelapa dikenal sebagai bahan bakar yang paling baik karena ketahanan baranya yang maksimal dan tidak mudah hancur. Beberapa restoran mengkhususkan memasak menggunakan arang batok kelapa karena lebih hemat dan cepat matang. Arang bambu sendiri terkenal sebagai bahan bakar yang terbilang mudah namun dengan daya tahan yang kurang lama. Meskipun begitu, awam ini kita tidak hanya akan mengenal bambu sebagia bahan bakar saja namun arang bambu yang lebih digunakan sebagai bahan pangan. Arang bambu food grade ini sebenarnya sudah dapat kita jumpai di berbagai makanan yang identik dengan warna hitam.

Jika kita dulu mengenal warna hitam alami berasal dari tinta cumi cumi, maka kali ini arang bambu menjadi pilihan yang paling pas dengan kualitas yang lebih baik. Tidak berbau menyengat dengan pencampuran yang lebih mudah menjadikan arang bambu sebagai pewarna serta bahan tambahan pangan yang cukup terkenal. Arang bambu sendiri selain sebagai bahan tambahna pangan juga dikenal memiliki khasiat yang baik bagi kesehatan. Kandungan activated charcoal yang memiliki kemampuan menyerap berbagai zat sampah dalam tubuh menjadikan arang bambu sebagai bahan detoksifikasi yang ampuh.


Arang bambu sendiri terkenal mampu menyerap berbagai zat racun seperti besi, formalin, merkuri dan racun pestisida yang ada pada berbagai makanan sayur dan buah. Oleh karena itu seperti melempar batu dan mengenai dua burung, maka penggunaan arang bambu sendiri memiliki dua keutungan yaitu sebagai bahan pewarna dan obat bagi tubuh. Saat ini beberapa makanan yang sudah meggunakan arang bambu sebagai bahan tambahannya adalah roti burger, mie dan berbagai jenis minuman. 

Martabak Ini Berbahan Arang Jepang, Berani Coba?

Populernya martabak manis yang dipadukan dengan berbagai isian menjadi salah satu alasan berdirinya gerai Martabak Kum Kum di Yogyakarta. Inovasi kudapan yang dikemas menjadi martabak "kekinian" ini cukup populer di kalangan pecinta kuliner Yogyakarta.
Supervisor Martabak Kum Kum, Fibria Dwi Prastiani, yang ditemuiKompasTravel pada Rabu (13/04/2016) menjelaskan bahwa gerai martabak ini dibuka oleh pemiliknya, Theodora Wulan Sari, sejak bulan Juni 2015.
“Meskipun bukan martabak kekinian pertama yang hadir di Yogyakarta, kami mencoba berinovasi membuat produk yang berbeda dengan bahan premium,” kata perempuan yang akrab disapa Febri ini.


Gerai martabak ini memiliki adonan dasar untuk martabak manis dengan 4 pilihan rasa, yaitu original, pandan, red velvet, dan takesumi.
“Produk andalan kami adalah martabak takesumi dengan bahan dasar berwarna hitam yang berasal dari warna arang bambu hitam organik berasal dari Jepang. Manfaatnya untuk anti oksidan dan membersihkan usus, produk ini yang membedakan kami dengan gerai martabak lainnya,” ujar Febri.
Untuk pilihan jumlah taburan, pembeli bisa memilih mulai dari 1 hingga 10 ragam rasa dalam satu porsi martabak. Taburan populer seperti Nutella, Ovomaltine, Oreo, kacang wijen, hingga potongan Kitkat bisa dipilih sesuai selera.
“Kami juga menjaga pilihan topping yang dijamin halal karena biasanya banyak konsumen yang bertanya, seperti Kitkat green tea yang kami gunakan khusus diimpor dari Malaysia karena sudah bersertifikasi halal,” kata Febri.
Gerai yang berlokasi di Jalan Prof. Yohanes Nomor 1060, Sagan, Yogyakarta ini juga menyediakan martabak manis dengan isian krim keju buatan sendiri yang dipadukan dengan remahan oreo.
Harga untuk martabak manis dengan satu jenis taburan dijual mulai dari Rp 40.000. Untuk seporsi martabak manis dengan 4 dan 8 pilihan rasa dijual dengan harga Rp 85.000, serta Rp 90.000 untuk 10 pilihan rasa.
Selain itu, pembeli juga dapat memilih menu martabak telur dengan lelehan keju mozzarella di atasnya. Pilihan isi untuk martabak telur disesuaikan dengan selera pengunjung yang dapat memilih isian daging sapi, daging ayam, tuna, maupun kornet.
“Di hari kerja, kami bisa menjual hingga 100 porsi untuk pilihan take away maupun dine in. Saat akhir pekan atau liburan, porsi yang terjual bisa mencapai dua kali lipatnya,” kata perempuan yang bergabung sejak awal gerai berdiri.
Harga martabak telur di gerai ini dijual mulai dari harga Rp 40.000 dengan pilihan telur ayam maupun telur bebek.
Sumber : travel.kompas.com/read/2016/04/16/160700927/Martabak.Ini.Berbahan.Arang.Jepang.Berani.Coba.

Kue Hitam Manis Kue Bulan Isi Arang Bambu

Pearl Chinese Restorant di Hotel JW Marriot meluncurkan varian rasa terbaru dari kue tradisional asal Cina, mooncake atau kue bulan. menyambut festival musim gugur
kue arang bambu
Kue Bulan Isi arang Bambu
Inovasi terhadap kue tradisional ini. Mulai dari diisi rasa tiramisu lalu green tea yang populer, sampai kini arang bambu yang sedang sangat tren di dunia kuliner sehat.

Mungkin terdengar aneh kue namun bercita rasa arang bambu. Akan tetapi nyatanya kue ini tetap lezat dan manisnya tepat dari mulai saat gigitan pertama. “Agar tamu tak bosan, makanya kita buat inovasi rasa terbaru,” ujar chef asal Malaysia saat ditemui di JW Marriott beberapa waktu lalu.

Bahan dasar arang bambu ini ternyata mahal harganya. Chef John Chu menjelaskan bahwa harga satu kilogram bubuk arang bambu dihargai sekitar Rp 2juta. Bahan–bahan untuk membuat kue bulan arang bambu atau natural activated charcoal ini juga diimpor langsung dari Hongkong atau Singapura.

Tertarik? Pearl Chinese Restaurant menjual kue bulan dalam harga satuan Rp 88 ribu untuk ukuran besar dan Rp 58 ribu untuk ukuran kecil. Tersedia pula bingkisan paket Resep kue ini dengan harga senilai Rp 488ribu isi empat buah untuk ukuran besar dan Rp 468 ribu isi enam buah untuk ukuran kecil.


Kue ini dikemas dengan bingkisan yang elegan, bisa juga dijadikan bingkisan untuk diberikan kepada sanak saudara maupun kerabat dekat. Selain arang bambu, beragam rasa kue bulan tersedia. Dari yang orisinal hingga isian cokelat. 
selain Kue ada juga burger arang bambu yang tidak kalah rasa dan nikmatnya.

sumber Berita : gayahidup.rebulika.co.id

Update Terbaru

Catatan Sumber: Sebagian informasi, referensi dan artikel yang disajikan di website ini kami kompilasi, sadur dan terjemahan dari berbagai sumber. Beberapa gambar yang ada juga berasal dari berbagai website dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir. Mohon maaf jika ada gambar yang belum mencantumkan sumbernya. Jika ada gambar milik anda yang memiliki hak cipta dan ingin dicantumkan sumbernya, harap hubungi kami.
Diberdayakan oleh Blogger.